Memang gak enak ya kalau hidup harus berpisah untuk sementara. Kami menikah tanggal 10 Oktober 2009, dan 1 minggu kemudian saya harus meninggalknya untuk melanjutkan pendidikan hanya berselang 1 minggu kemudian, padahal suasana sebagai pengantin baru benar-benar begitu indah. Kemudian istri tercinta datang menyusul pada tanggal 8 Desember 2009, senang sekali rasanya, suasana kembali menjadi begitu menyenangkan dan benar-benar menghangatkan jiwa ini, tapi itu juga tidak berlangsung lama, karena berselang 1 bulan kemudian tepatnya tanggal 11 Januari 2010 kamipun kembali harus berpisah untuk sementara. Sekarang giliran istri tercinta yang harus berangkat untuk melanjutkan pendidikan ke negeri tetangga di belahan selatan bumi Indonesia.
Hanya lewat telepon dengan durasi yang cukup singkat biar bisa menghemat, karena sebagai anak kos kami memang harus berhemat :) sekalian menabung buat ongkos saya pergi menyusul istri nanti setelah saya menyelesaikan studi saya (Semoga langkah saya dan istri di mudahkan Allah SWT. Amiiin). Facebook, Skype, Yahoo Messenger pun kami manfaatkan sebagai sarana yang dapat membantu kami melepas rindu. Di saat melihat wajahnya yang cantik terasa bahagia sekali apalagi ditambah oleh suaranya yang lembut. Ya Allah aku bersyukur kepadaMu, walaupun berjarak ribuan km kami masih bisa berbicara dan saling menatap, terasa istri tercinta berada di depan mata.
Sayank..., yaya hanya bisa berdo'a dan berusaha semoga Allah SWT memudahkan langkah yaya agar bisa segera menyelesaikan tesis ini, sehingga yaya bisa segera menyusul mimi di sana, menemani mimi, dan kita bisa kembali hidup bersama, bercengkrama, meraih surga di bumi Allah yang juga begitu indah di belahan selatan dunia. Mimi juga jangan lupa berdo'a untuk yaya ya sayank...
Sabtu, 30 Januari 2010
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)






0 comments:
Poskan Komentar